Kamis, 14 Juni 2012

Arti Sebuah Cinta


“kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan dan menyayat sedalam yang kita izinkan, yang berat bukan bagaimana cara menghilangkan kesedihan dan kerinduan itu. Tapi sebenarnya adalah bagaimana cara belajar darinya”
Masalah cinta tidak pernah lepas dari canda tawa, kebahagiaan, kesedihan, kerinduan, pengorbanan dan patah hati. Ketika dua insan manusia terlarut dalam indahnya cinta, kita sering kali berfikir ini yang terindah. Cinta memang sebuah anugrah terindah dari Tuhan. Tapi cinta bukan hanya suatu hal yang terindah namun bisa juga menjadi satu hal yang menyakitkan.
Tuhan memberikan dua mata untuk melihat, dua telinga untuk mendengar, dua kaki untuk berjalan dan dua tangan untuk kita. Tapi mengapa Tuhan hanya memberikan sekeping hati kepada kita? Sebenarnya Tuhan memberikan dua keeping hati kepada kita, hanya saja satu keping lagi dititipkannya pada orang yang nantinya menjadi cinta sejati kita.
Dalam menemukan sebuah cinta sejati tidaklah mudah. Kita perlu merasakan manis pahitnya sebuah perjalanan cinta. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu orang yang belum tepat sebelum bertemu dengan orang yang tepat. Saat usia kita beranjak dewasa kita telah merasakan suatu rasa yang berbeda ketika melihat lawan jenis. Mungkin sebuah cinta monyet, dari sinilah kita mulai mencari dan mencari. Berusaha mendapatkan cinta sejati yang kita bayangkan. Disini pula kita mulai merasakan indahnya bercinta dan pahitnya rasa patah hati.
Sebuah arti cinta bukanlah seberapa lama kita menjalani hubungan ini. Dan cinta juga bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang, tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri. Cinta itu berasal dari sebuah perbedaan yang saling melengkapi, cinta juga merupakan sebuah pengorbanan.
Mungkin Tuhan berkehendak kita mencintai dua orang yang berbeda, namun pasti ada yang terbaik diantara keduanya untuk kita pilih. Atau mungkin Tuhan menciptakan rasa cinta dihati kita untuk orang yang tidak akan bisa mencintai kita. Masalah seperti inilah yang membuat kita mengerti bahwa cinta itu juga sebuah pengorbanan. Memang sakit melihat orang yang kita cintai dapat merasakan bahagia dengan orang lain, tapi lebih menyakitkan lagi kalau orang yang kita cintai itu tidak bahagia bersama jita. Kita harus mampu memahami sebuah situasi cinta yang rumit, sering kali hati berkata tidak mampu hidup tanpa dia. Ini semua salah, sebenarnya kita mampu jika kita tidak terlarut terlalu dalam disebuah kesedihan dan kerinduan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar