Rabu, 14 Maret 2012

Virus HIV salah satu Depopulation Program

Depopulation Program adalah program pemusnahan ras manusia yang lemah, cacat dan tidak berpegaruh. Hal ini sebenarnya sudah dilakukan oleh orang-orang pagan kuno dan sekarang diteruskan oleh orang-orang pagan modern. Salah satu usaha pemusnahan rasa tau etnis tertentu secara massal  adalah virus HIV.

WHO pernah mencatat jika di benua Afrika sekurangnya ada 40 jutaan orang terjangkit virus HIV. Ini semua menurut data resmi, sedangkan semua orang tahu jika angka di lapangan biasanya lebih banyak dua atau tiga kalilipat dari data resmi.
Yah benua Afrika adalah benua tempat lahirnya virus ini. HIV memang dikenal sebagai pembunuh nomor satu orang-orang hitam. Bahkan seorang Wangari Muta Maathai, Doktor Biologi peraih Nobel tahun 2004, dengan tegas menyatakan jika HIV merupakan suatu senjata biologi yang sengaja diciptakan untuk menghabisi satu etnis manusia.

Sejarah virus HIV tidak berawal dari monyet-monyet yang hidup di Afrika lalu menulari manusia. Ini hanyalah rekayasa orang-orang barat (pagan modern).
 Sebagai orang Afrika Wangari Muta Maathai mengaku jika kaumnya telah lama hidup berdampingan hidup dengan monyet-monyet di alam liar, namun dahulu tidak ada yang namanya virus HIV.

Virus ini bukan berasal dari Afrika melainkan dari Fort Detrick-Maryland, fasilitas penelitian senjata kimia dan biologi rahasia yang dimiliki Pentagon.
HIV merupakan istilah baru untuk virus lama bernama SV40. SV40 dapat dijadikan sebagai virus yang mampu menyerang dan menghancurkan system kekebalan tubuh manusia.

Dari munculnya virus baru ini, ada satu nama yang erat dengan sejarah HIV itu sendiri yaitu Doktor Hilary Koprowski, seorang Yahudi dari Polandia. Koprowski lahir di Warsawa, 5 December 1916 yang kemudian dikenal dunia sebagai pakar imunologi dan virus.
Di tahun 1957, Koprowskimelakukan percobaan vaksin polio di Afrika. Dia menggunakan tisu ginjal monyet yang telah dipaparkan virus SV40 dan menginjeksi vaksin yang telah terkontaminasi tersebut kepada ribuan orang negro Afrika.

Semua bukti telah menunjukkan jika titik awal epidemic AIDS memang berasal dari Afrika Tengah, lokasi yang sama ketika Koprowski melakukan vaksinasi polio terhadap lebih dari 300.00 orang negro di tahun 1957 hingga 1960.

HIV dan AIDS diciptakan oleh konspirasi jahat keluarga Harriman, Rockefeller, dan Bush. Mereka kuliah di Yale University dan bergabung dalamkomunitas penyembah Lucifer Universitas Yale yang bernama The skull and bonesbrotherhood, persaudaraan tulang tengkorak. Dan faktanya, Universitas Yale adalah pemegang hak paten atas salah satu obat utama HIV yang dikenal dengan istilah d4t atau zerit yang ditemukan awal 1990-an.

Namun, zerit tidak menghilangkan HIV namun hanya ‘memperpanjang usia’ sehingga orang yang menderita HIV dapat menularkannya dan ‘ merekrut’ banyak orang untuk terkena virus ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar